Hello World :)

Minggu, 09 November 2014

Paragraf (Alinea)

Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi. Demikian pula dengan paragraf berikutnya mengikuti penyajian seperti paragraf pertama.

1.1. Syarat-syarat Paragraf(alinea)
Dalam pengembangan paragraf, penulis harus menyajikan dan mengorganisir gagasan menjadi suatu paragraf yang memenuhi persyaratan. Persyaratan itu antara lain:

1.    Kesatuan
Syarat kesatuan paragraf terpeuhi jika suatu kalimat dalam paragraf saling berhubungan dengan gagasan atau ide pokok paragraf. Jika kalimat-kalimat yang ada dalam paragraf saling berhubungan dan saling mendukung dalam pemaparan ide pokok paragraf, maka paragraf tersebut dapat dikatakan memiliki kesatuan gagasan. Jika kalimat-kalimat yang terdapat dalam paragraf tidak saling berhubungan dan tidak mendukung dalam pemaparan ide pokok paragraf, maka paragraf tersebut tidak memiliki kesatuan gagasan.

2.    Kelengkapan
Paragraf yang lengkap adalah paragraf yang didukung oleh kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kalimat topik. Paragraf yang baik memiliki kalimat topik dan kalimat penjelas. Kalimat topik adalah kalimat yang berisi ide pokok, sedang kalimat penjelas adalah kalimat yang berisi rincian ide pokok. Kalimat yang hanya terdiri atas satu kalimat topik saja dikatakan paragraf yang belum lengkap. Ide pokok dan ide-ide penjelas dalam paragraf yang baik ditata secara sistematis. Penggunaan ide dalam suatu paragraf dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara alamiah dan secara logis. Urutan alamiah berupa urutan waktu (kronologis), dan ruang (sudut pandang), sedang urutan logis berupa urutan klimaks-antiklimaks, sebab-akibat, umum-khusus, khusus-umum, pokok-rincian, dikenal-tidak dikenal, dan mudah-sulit. Ide penjelas dalam paragraf dapat berupa contoh, ilustrasi, rincian konkret, perbandingan, uraian, alasan, fakta/data, dan analog.

3.    Kepaduan
Paragraf yang baik harus memiliki kepadan (kohesi dan koherensi). Kepaduan yang dimaksud adalah adanya rangkaian antarkalimat yang memudahkan pembacauntuk memahammi isinya. Kalimat-kalimat yang membentuk paragraf saling terkait antara yang satu dengan yang lain. Kepaduan dalam sebuah paragraf dibangun dengan memperhatikan beberapa hal, di antaranya pengulangan kata kunci, pengulangan kata ganti, penggunaan transisi, dan paralelisme.

1.2 Unsur-unsur Paragraf
   Dalam pembuatan suatu paragraf harus memiliki unsur unsur pembangun paragraf agar paragraf atau alinea dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

1.     Topik atau tema atau gagasan utama atau gagasan pokok atau pokok pikiran, topik merupakan hal terpernting dalam pembuatan suatu alinea atau paragraf agar kepaduan kalimat dalam satu paragraf atau alinea dapat terjalin sehingga bahasan dalam paragraf tersebut tidak keluar dari pokok pikiran yang telah ditentukan sebelumnya.

2.     Kalimat utama atau pikiran utama, merupakan dasar dari pengembangan suatu paragraf karena kalimat utama merupakan kalimat yang mengandung pikiran utama. Keberadaan kalimat utama itu bisa di awal paragraf, diakhir paragraf atau pun diawal dan akhir paragraf.

Berdasarkan penempatan inti gagasan atau ide pokoknya alinea dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

•Deduktif : kalimat utama diletakan di awal alinea
•Induktif : kalimat utama diletakan di akhir anilea
•Variatif : kalimat utama diletakan di awal dan diulang pada akhir alinea
•Deskriptif/naratif : kalimat utama tersebar di dalam seluruh alinea

Sumber : Sumber 1, Sumber 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar