ABSTRAK
Keamanan
adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jariangan
tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa
menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil
ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu
untuk jaringan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap Rahasia
(privacy), Keterpaduan data (data integrity), Keaslian (authenticity), Convert
Channel. Layanan yang dalam arti luas ialah Pelayanan yang dapat didefinisikan
sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang maupun jasa yang
pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan.
dan Keamanan
adalah keadaan bebas dari bahaya. Istilah ini bisa digunakan dengan hubungan
kepada kejahatan, segala bentuk kecelakaan, dan lain-lain. Keamanan merupakan
topik yang luas termasuk keamananan nasional terhadap serangan teroris,
keamanan komputer terhadap hacker.
Jadi Layanan
Keamanan adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar
individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan
perkembangannya dan membantu mengamankan tanpa menghalangi penggunaannya dan
menempatkan antisipasi ketika keamanan berhasil ditembus oleh hacker.
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Perkembangan
teknologi informasi yang semakin meningkat membawa beragam dinamika dari dunia
nyata ke dunia virtual. Dalam bentuk transaksi elektronik misalnya e-banking
atau komunikasi digital seperti email. Hal itu tentu saja membawa aspek positif
maupun negatif seperti pencurian, pemalsuan, penggelapan, dll.
Pengaruh
positif dan negatif yang dihasilkan oleh teknologi komputer lebih banyak
tergantung dari pemanfaatannya. Pengaruh negatif yang berkembang dengan pesat
dan merugikan banyak pengguna komputer diseluruh dunia adalah kejahatan
komputer melalui jaringan internet atau yang biasa disebut dengan “Cybercrime”.
Oleh karena itu, dibuatlah suatu jurnal
dengan tujuan untuk memberikan pemahaman terhadap kejahatan-kejahatan komputer
khususnya kejahatan komputer yang banyak terjadi di Indonesia.
BAB II
LANDASAN TEORI
2. Keamanan Terhadap
Virus
Virus
Komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya
sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program
atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang
menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus
komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat
pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Dikategori cara kerjanya, virus komputer
dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
Worm – Menduplikatkan dirinya sendiri
pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan
worm itu.
Trojan – Mengambil data pada komputer
yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
Backdoor – Hampir sama dengan trojan.
Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
Spyware – Virus yang memantau komputer
yang terinfeksi.
Rogue – merupakan program yang meniru
program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan
memberikan peringatan-peringatan palsu.
Cara kerja : Virus komputer umumnya dapat
merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak
perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara
memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu. Efek negatif
virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya
pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan.
Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang
Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas
akan merusak perangkat keras.
Tipe virus komputer :
Virus Compiler, virus yang sudah di
compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali
muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang.
Virus File, adalah virus yang
memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya
file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN,
*.OVL dan *.OVY.
Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai
virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai
untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat
penyimpanan tanpa sepengetahuan kita.
Virus Boot Sector, virus yang
memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran
virus.
Virus Dropper, suatu program yang
dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target
serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut
menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui
Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper
bisa terdapat beberapa jenis Virus.
Worm, ini adalah sebuah program yang
bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak
menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena
itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus.
Virus Macro, virus yang dibuat dengan
memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti
Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini
terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah
berbahanya dari virus-virus yang lain.
Berikut akan dibahas secara detail
tentang jenis-jenis virus.
Trojan
Trojan
horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan
komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan
(malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan.
Tujuan dari trojan memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user
yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target
Trojan Horse menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini
akan menginjeksi file. dll ke internetexplorer.exe yang menyebabkan
ketidakstabilan sistem.
Trojan berbeda dengan jenis perangkat
lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal
berikut:
Trojan bersifat “stealth” (siluman dan
tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program
tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm
bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi
crash.
Trojan tidak mereplikasi dirinya
sendiri, sementara virus komputer dan worm melakukannya.
Pada umumnya Trojan tidak berbahaya selama
pengguna tidak terhubung pada internet atau jaringan. Karena Trojan
dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Jenis-jenis trojan : pPencuri password,
pencatat penekanan tombol (keystroke logger / keylogger), tool administrasi
jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT), ada lagi sebuah jenis Trojan yang
mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja
program yang diimbuhinya.
Pendeteksian
dan pembersihan : Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang
agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang
terbuka dan sedang berada dalam keadaan “listening”, dengan menggunakan
utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan
sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background),
sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari
jarak jauh. Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah
“snapshot” terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan
lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi
terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan.
Virus Bagle.BC
Virus Bagle
BC ini termasuk salah satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat
atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam
sejak keluarnya virus ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE
)yang menyebar melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P.
Virus Backdoor Alnica
Virus yang
juga berbahaya ini merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan
salah satu virus backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu
melakukan akses dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan
oleh si penyerang.
VIirus W32/Netsky-P
Virus ini
mampu menyebarkan email massal dengan sendirinya kepada alamat email yang
diproduksi oleh suatu file pada PC / local drive.
Virus W32/Mytob-AS, Mytob-BE, Mytob-E, dan Mytob-ER
Keluarga
virus ini mempunyai karasteristik yang sama atas apa yang mereka lakukan.
Mereka menyebarkan email massal yang bisa dikendalikan melalui Internet Relay
Chat (IRC) network.
BAB III
PEMBAHASAN
3. Macam-macam virus
Jaringan
Virus Bagle.BC
Pertama kali diketahui pada tahun
2004, menginfeksi komputer melalui email attachment serta menggunakan email
untuk menyebarkan file virusnya. Bahaya yang ditimbulkan oleh virus bagle
adalah virus ini dirancang untuk membuka backdoor dimana remote user bisa
memperoleh akses serta mengendalikan komputer yang terinfeksi bagle, sehingga
mampu melakukan download komponen tambahan yang bisa digunakan untuk kegiatan
mata-mata, pencurian informasi dan melakukan serangan DDoS ke suatu jaringan
atau komputer.
Virus Bagle BC ini termasuk salah
satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang
paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam sejak keluarnya virus
ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE )yang menyebar
melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P. Virus ini menyebar melalui
e-mail dengan berbagai subyek berbeda. Menurut suatu penelitian dari Panda
Software virus Bagle BC ini menyusup ke dalam e-mail dengan subyek antara lain
: Re:, Re:Hello, Re:Hi, Re:Thank you, Re:Thanks. Attachment-nya juga
bermacam-macam, antara lain : .com, .cpl, .exe, .scr. Virus Bagle BC juga mampu
untuk menghentikan kerja program-program antivirus.
2. Backdoor Alnica
Virus yang juga berbahaya ini
merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan salah satu virus
backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu melakukan akses
dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan oleh si
penyerang. Sistem operasi yang diserang oleh virus tersebut antara lain :
Windows 200, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT dan Windows XP.
Virus ini berukuran sebesar 57.856 byte.
3. Trojan di Linux
Para pengguna linux Red Hat
diharapkan untuk berhati-hati terhadap PATCH yang dikirm melalui e-mail dengan
alamat " security@redhat.com" karena itu sebenarnya bukannya patch
security tetapi virus Trojan yang bisa mengacaukan sistem keamanan. E-mail
peringatan dari Red Hat biasanya selalu dikirim dari alamat "
secalert@redhat.com" dan ditandatangani secara digital. Virus ini juga
pernah menyerang sistem keamanan Windows tahun 2003 dengan subyek menawarkan
solusi keamanan.
4. Virus: Trojan.Lodear
Trojan Horse menyerang apabila
kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file. dll ke
internetexplorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.
5. Virus: W32.Beagle.CO@mm
Adalah virus yang mengirimkan
email massal terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah. Virus ini
dapat menghapus kunci-kunci registry dan bagian-bagiannya dan mungkin memblok
akses ke jaringan keamanan website.
6. Virus: Backdoor.Zagaban
Virus trojan yang satu ini
menginjeksi komputer tertentu untuk digunakan sebagai tempat berlindung untuk
merusak network atau jaringan terkait.
7. Virus: W32/Netsky-P
Virus ini mampu menyebarkan email
massal dengan sendirinya kepada alamat email yang diproduksi oleh suatu file
pada PC / local drive.
8. Virus: W32/Mytob-GH
Virus penyebar email massal dan
merupakan Trojan untuk IRC pada komputer berbasis Windows. Pesan-pesan
dikirimkan oleh virus ini dengan judul yang dipilih secara acak dari list yang
sudah ada seperti : peringatan pembatasan suatu akun, suspensi akun email,
ukuran keamanan, member support, peringatan penting.
9. Virus: W32/Mytob-EX
Virus yang menyebarkan email
massal dan Trojan IRC yang mirip dengam W32-mytob-gh. W32/mytob-ex terus
menerus di belakang layar, menyediakan pintu belakang bagi server yang untuk
menjangkau komputer lain via IRC channel. Virus ini menyebar dengan sendirinya
terutama kepada attachments email address.
10. Virus:
W32/Mytob-AS, Mytob-BE, Mytob-C, and Mytob-ER
Keluarga virus ini mempunyai
karasteristik yang sama atas apa yang mereka lakukan. Mereka menyebarkan email
massal yang bisa dikendalikan melalui Internet Relay Chat (IRC) network.
Sebagai tambahan, mereka bisa menyebarkan email melalui bermacam-macam sistem
operasi komputer yang lemah seperti LSASS (MS04-011).
11. Virus: Zafi-D
Meupakan virus pengirim email
massal dan peer-to-peer yang membuat salinan sendiri kepada folder sistem
windows dengan nama file nortonupdate. exe. Virus ini dapat membuat sejumlah
file di folder sistem windows dengan nama file terdiri dari 8 random
karakter-karakter dan ekstensi DLL. w32/zafi-d menyalin sendiri ke folder
dengan nama yang berisikan share, upload, atau musik sebagai icq 2005anew! .
exe atau winamp 5.7 new! . exe. W32/zafi-d juga akan menampilkan kotak
pemberitahu error yang menipu dengan judul ” crc: 04f6Bh” dan teks ” Error in
packed file! ” .
12. Virus:
W32/Netsky-D
Virus ini juga mengirimkan
serangan melalui IRC backdoor yang berfungsi juga menginfeksi komputer yang
lemah.
13. Virus: W32/Zafi-B
Virus ini menyerang peer-to-peer
(P2P) dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows
yang akan diberi nama otomastis secara acak.
WORM
Suatu program yang didesain menyerupai virus dan mampu
menduplikasi diri sendiri dari satu PC ke PC yang lain, dimana worm tersebut
sedemikian automatisnya sehingga mampu mengambil alih kontrol pada feature2
yang ada didalam PC dengan cara bergerak dalam file atau informasi. Sekali
terdapat worm di didalam sistem kita, dia akan menjelajah sendiri. Bahaya
terbesarnya adalah kemampuannya untuk menduplikasikan diri dalam volume yang
besar. Sebagai contoh worm dapat mengirimkan copy dari diri sendiri kepada
masing-masing orang yang terdapat dalam email address book kita, dan PC mereka
akan melakukan hal yang sama. Penyebab dari itu semua berujung pada traffic
network yang berat yang mengakibatkan network bisnis dan internet menurun
secara keseluruhan
15. TROJAN
Trojan adalah sebuah program yang
memungkinkan komputer kita dikontrol orang lain melalui jaringan atau internet.
PC program yang kelihatannya seperti software biasa namun disatu sisi program
tersebut dapat melumpuhkan security dalam suatu program yang lain sehingga
menyebabkan kerugian bahkan kerusakan yang besar. Biasanya trojan disebut pula
Spy Ware. Trojan biasanya terdapat didalam email dalam bentuk attachment yang
mengklaim diri sebagai security update tapi berubah menjadi virus yang dapat
merusak program. Trojan menyebar pada saat kita membuka suatu program karena
biasanya program tersebut berasal dari sumber terpercaya. Trojan juga terdapat
didalam software yang biasa kita download secara free. Cara kejanya yaitu
mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada
pembuat trojan itu sendiri.
Virus Script/Batch
Awalnya virus ini terkenal dengan
nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus
script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel
dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya
menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan
fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script
yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.
Melissa
Virus yang dibuat oleh David L.
Smith pada tahun 1999. Virus melissa menyebar melalui email yang berisi file
attachment “List.Doc”. Akibat dari virus ini perusahaan besar seperti
Microsoft,Intel Corp dan Alcatel-Lucent menutup email gateways mereka karena
besarnya volume traffic yang dilakukan oleh virus melissa. David dikenai sangsi
penjara selama 40 tahun, namun karena dia setuju bekerja sama dengan FBI untuk
mencegah serangan hacker dan virus dia hanya menjalaninya selama 20 bulan dan
diharuskan membayar denda sebesar $5,000.
18. VBS/Loveletter
Virus ini pertama kali menyebar
di Filipina pada tahun 2000 yang dibuat oleh Onel de Guzman yang masih seorang
mahasiswa. Virus ini menyebar melalui email yang berjudul “I Love You” setelah
dibuka virus akan masuk di memory dan menginfeksi file-file executable. Setelah
itu virus akan menyebar secara otomatis ke berbagai contact list di MS Outlook.
Hanya dibutuhkan waktu sehari untuk menyebar keseluruh jaringan internet di
dunia dan menginfeksi komputer pada perusahaan besar, kantor pemerintahan
termasuk Pentagon. Kerusakan yang ditimbulkan mencapai milyaran dollar,
kerusakan yang sesungguhnya terjadi saat proses removal virus ILOVEYOU karena
harus mematikan email server dan jaringan komputer.
19. Nimda
Jika kita membacanya secara
terbalik maka akan terbaca “admin” virus ini muncul pada tahun 2001 dan
menyerang sistem Admin dan Server. Virus Nimda tercatat sebagai salah satu
virus komputer yang tercepat dalam penyebarannya, hanya butuh waktu 22 menit
untuk melihat kekacauan yang diakibatkan oleh virus ini.
20. Code Red
Virus ini menggunakan celah
keamanan yang ada pada Windows 2000 dan Windows NT. Muncul di tahun 2001
kerugian yang diakibatkan virus ini mencapai $200 juta dollar perhari, tidak
seperti virus komputer lainnya Code Red hanya menargetkan pada komputer yang
menjalankan Microsoft IIS, komputer yang terinfeksi oleh Code Red maka virus
akan membuat sejumlah botnet yang besar dengan menginstall backdoor pada
komputer korban. Code Red ditengarai melakukan serangan DDoS pada situs Gedung
Putih di Amerika dengan mengontrol semua komputer yang telah terinfeksi Code
Red untuk melakukan kontak ke webserver secara bersaman, akibatnya server
mengalami overloaded.
21. SQL
Slammer/Sapphire
SQL Slammer atau dikenal dengan
Sapphire adalah virus komputer yang menginfeksi sebagian besar web server di
Amerika. Pada 10 menit peluncurannya virus ini menginfeksi 75,000 komputer dan
mengakibatkan kerusakan pada sistem komputer berbagai Bank di Amerika, Sistem
lalu lintas penerbangan, dan Sistem Keamanan. Target dari Virus ini adalah Web
Server yang menjalankan Microsoft SQL Server yang memiliki celah keamanan.
22. Klez
Pada tahun 2001 Klez menginfeksi
berbagai komputer melalui email yang akan menjalankan, menggandakan dan
mengirimkan virus Klez ini melalui email kepada setiap alamat email yang ada di
komputer korban. Virus ini mampu melumpuhkan software antivirus dan kerusakan
yang paling parah adalah dengan membuat komputer secara total tidak dapat
dioperasikan.
23. Storm Worm
Tahun 2006, disebut “Storm Worm”
karena menyebar via email dengan judul “230 dead as storm batters Europe”.
Storm worm adalah program Trojan house. beberapa versinya bisa membuat komputer
menjadi boat.
24. Leap-A/Oompa-
AMac
yang punya konsep security
through obscurity yakin tidak akan terserang virus karena OS nya sistem
tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau biasa disebut Oompa-A muncul
menyebar lewat iChat pada Mac. Setelah Mac terserang, virus itu akan mencari
kontak melalui iChat dan kirim pesan ke tiap kontak itu. Pesannya itu berisi
file corrupt yang berbentuk JPEG. Memang tidak berbahaya, namun hal ini
menyatakan bahwa masih mungkin akan ada virus berbahaya yang menyerang MAC.
25. Virus Brontok
VIrus Brontok marak beredar di
jaringan internet Indonesia. Ciri khas dari virus ini memang menyebalkan.
Karena membuat computer melakukan restart dengan sendirinya. Nama lain disebut
juga virus Rontok atau RontokBro dan lainnya. Tetapi banyak varian yang muncul
dari Brontok ini. Terakhir dari data perusahaan Anti Virus sudah mencapai versi
N.
VIrus Brontok tidak mengijinkan pemakai memeriksa registry,
karena virus memblock fungsi pada editing registry Windows XP. Mengunakan safe
mode tidak akan membantu, begitu seseorang melakukan sesuatu yang tidak
dikehendaki oleh virus misalnya kembali mengetik cmd pada program run pada safe
mode. Virus akan bereaksi untuk merestart Windows kembali.
26. Blaster
Sebuah kode/program kecil yang
membuat windows tersebut menjadi musuh dari windows yang lain. Blaster biasanya
menyerang port 135 RPC (remote procedure call) salah satu komponen pada windows
selain menyerang port 135 RPC, Blaster merupakan worm virus yang menyerang
langsung pengguna PC (user). Penyebaran Blaster melalui pencarian port 135 RPC.
MS Blaster atau Blaster diketahui
muncul pada tahun 2003 dengan mengeksploitasi celahkemanan pada Sistem Operasi
Windows XP dan Windows 2000. setelah komputer terinfeksi oleh virus Blaster
maka akan memunculkan message box yang memberitahu bahwa komputer akan di shut
down dalam beberapa menit. Virus ini juga diprogram untuk melakukan serangan
DDoS ke server yang dijalankan oleh Microsoft pada bulan April 2003.
Cara mengatasinya :
Mengfungsikan Firewall
Menginstall ”required update” dari security updates
microsoft yang direlease dengan kode update 823980 dan 824146
Mengecek dan membuang blaster.
27. Nachi
Secara definisi sama dengan
blaster hanya beda cara menyerangnya, Nachi menyerang menggunakan metode pink
test dengan data kosong, dimana dia akan membroad cast paket ICNP, yang
diserang adalah port RPC, sama seperti Blaster Nachi juga merupakan worm virus
yang menyerang langsung pengguna PC (user).
Cara mengatasinya :
Memfungsikan Firewall
Menginstal ”required update” dari security updates microsoft
yang direlease dengan kode update 823980
Mengecek dan membuang nachi.
28.
Sasser
Virus sasser dibuat oleh seorang
remaja Jerman yang baru berusia 17 tahun bernama Sven Jaschan di tahun 2004.
Berbeda dari virus-virus sebelumnya sasser menyebar tidak dari email tetapi
melalui jaringan komputer dengan mengeksploitasi vulnerability pada Windows 200
dan Windows XP yang dikenal dengan RPC (Remaote Procedure Call) Exploit. Hal
ini menyebabkan komputer yang terinfeksi tidak bisa dimatikan kecuali dengan
mencabut kabel powernya.
Secara definisi Sasser sama
dengan blaster dan nachi hanya beda cara menyerangnya dimana sasser menyerang
LSASS (Local Security Authority Subsystem Service) yaitu lisensi windows atau
protokol lisensi window. Penyebarannya melalui TCP Port 445 (netbios) yang ada
di PC, dimana bila ada kelemahan pada TCP port 445 tersebut akan diserang, sama
halnya dengan Blaster dan Nachi, Sasser juga merupakan worm virus yang
menyerang langsung pengguna PC (user).
Cara mengatasinya :
· Memfungsikan Firewall
Menginstal ”required update” dari Microsoft Security
Bulletin MS04 – 011
Secara otomatis mengecek dan membuang sasser
29. Mydoom
Diketahui muncul pada tahun 2004,
virus ini membuat backdoor pada Operating System. Virus My Doom menyebar
melalui email dan P2P program seperti Kazaa, virus ini akan mengelabui user
sebagai pesan error. Virus MyDoom menyerang dalam 2 fase, fase pertama menginfeksi
sistem operasi yang berbeda dan membuat backdoor pada komputer korban sehingga
rentan terhadap serangan dari luar, fase yang ke dua menyerang beberapa bulan
kemudian, pada fase ini virus menyerang search engine seperti Google atau Yahoo
memperlambat kinerja mereka dan akhirnya membuat sistem Search Engine crash.
Virus ini menyerang ke luar PC
user/ke arah jaringan dapat juga menyerang ke site2 internet sebagai contoh IBM
SCO Unix, dengan cara mengirimi paket WWW, Penyebarannya melalui Email dan yang
diserang adalah mail server.
BAB IV
PENUTUP
Guna manfaat sistem keamanan
computer yaitu menjaga suatu sistem komputer dari pengaksesan seseorang yang
tidak memiliki hak untuk mengakses sistem komputer tersebut. Sistem keamanan
komputer semakin dibutuhkan saat ini seiring dengan meningkatnya penggunaan
komputer di seluruh penjuru dunia. Selain itu makin meningkatnya para pengguna
yang menghubungkan jaringan LANnya ke internet, namun tidak di imbangi dengan
SDM yang dapat menjaga keamanan data dan infomasi yang dimiliki. Sehingga
keamanan data yang ada menjadi terancam untuk diakses dari orang-orang yang
tidak berhak. Keamanan komputer menjadi penting karena ini terkait dengan
Privacy, Integrity, Autentication, Confidentiality dan Availability. Beberapa
ancaman keamanan komputer adalah virus, worm, trojan, spam dan lain-lain.
Masing-masingnya memiliki cara untuk mencuri data bahkan merusak sistem
komputer. Ancaman bagi keamanan sistem komputer ini tidak dapat dihilangkan
begitu saja, namun kita dapat meminimalkan hal ini dengan menggunakan software
keamanan sistem diantaranya antivirus, antispam dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar