Hello World :)

Kamis, 27 Juni 2013

Apakah semua ini salahku ?

                Pagi yang cerah, semangat baruku melihat senyumnya setelah sekian lama hati ini seakan membeku tak tau lagi rasanya suka entah karna terlalu lelah mempertahankan yang tak pernah sedikitpun mempertahankanku atau terlalu letih untuk mengawali suatu hal yang baru lagi.
                Begitu terkesan lelah hidupku saat berlari begitu jauh dan mengeratkan jarak antara aku dan kekasihku dulu yang kini berakhir begitu saja, karna alasan yang membuatku begitu terpukul begitu menyakitiku dan bahkan jika ibuku tau akan perkataannya pada ibuku mungkin akan begitu sakit hatinya. Semua yang dia lakukan begitu erat kuat kututupi untuk menjaga semua keutuhan yang ku jalin selama 2tahun itu.
                Tapi apa boleh buat, tak semua pengorbanan dan tak semua hal yang kuraih dengan giat dan sabar menghasilkan hasil yang seperti yang kuharapkan, salahku memang terlalu memaksakan keadaan padahal pada awalnya aku sudah menyangka semuanya akan seperti ini, tapi hatiku berbicara lain. Dalam hatiku bicara aku pasti mampu merubahnya dengan segala apa yang ku punya dan dengan ketulusanku untuknya agar selalu dapat bertahan dari semua sifat-sifatnya yang begitu sulit aku terima.
                Begitu banyak hal yang setiap harinya membuat hati ini meringis ! merintih ! dan mengeluhkan keadaannya, karna begitu perihnya dan begitu pekatnya sifatnya yang tidak pernah bisa menghargai semua yang kuperjuangkan untuknya, mungkin baginya tak berarti tapi semua yang baginya tak pernah berarti itu begitu kulakukan dengan penuh ketulusan dan penuh kelelahan.
                Tapi apa daya, mungkin ini salahku terlalu memaksakan keadaan pada awal aku memulainya. Atau mungkin bahkan dia tidak pernah sedikitpun menaruh rasa padaku dan mungkinkah semua dia jalani dengan penuh kepalsuan agar diriku tak terlalu begitu terlihat menyedihkan karna terlalu mengharapkannya.
                Entahlah, seperti begitu cepat masa laluku berlalu dengan citra yang begitu buruk yang selalu terkait erat di ingatanku ini. Karna aku hanya manusia biasa yang mempunyai batas aku tak tahan dengan semua itu jadi ku putuskan untuk menyudahi semua kelelahan itu. Begitu berat namun harus ku ketuk keputusan itu. Jika tidak akan sampai kapan aku terpenjara dalam cinta yang begitu membutakan, dalam penjara aturannya, dalam lingkup hinaannya, dalam relung emosiku yang sulit ku letuskan padanya. Entah kenapa ! entah kenapa sulit membuat keputusan itu. Padahal begitu sangat aku menginginkan semua itu berakhir namun seperti hatiku sudah terbentuk namanya dan begitu dalam ukirnya. Namun banyak perkataan dalam benak yang selalu membawaku kembali kealam sadarku dan membangunkanku dari ketidaksadaranku selama ini, bahwa hal yang selalu menyakiti dan membebani itu bukanlah lagi cinta , cinta tidak pernah membatasi tidak tidak pernah mengurung tidak pernah merampas hidup cinta itu pemberi kebahagian pencipta tawa penyemangat saat letih dan pembuat senyum saat merenung.

(to next part) Sia-siakah usahaku ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar