Hello World :)

Selasa, 25 Juni 2013

sungguh tak sedikitpun niatku untuk ini

                Jelas bukan maksudku menyalahkan dia ataupun diriku sendiri, tapi semua terjadi begitu saja dan begitu halnya seorang yang hanya ingin berteman dan saling peduli. Entah dimana letak awal mulanya kesalahan yang kuperbuat ini terjadi semua seperti berlalu begitu saja, begitu indah, begitu cepat, begitu kurindukan masanya. Apakah halnya aku menikmati sebuah perjalanan kesalahan yang kuperbuat ? ataukah perasaan ini kubuat-buat ? ataukah perasaan ini hanya salah menyangka ? ataukah perasaan ini begitu pengecut untuk tersampai ? dan ataukah perasaan ini harus ku tahan agar tidak menghancurkan kebahagiaannya ? dan bagaimana mungkin awalnya kami hanya berteman biasa lalu timbul perasaan yang istimewa ?.
Apa maksud semua ini ? godaankah atas omongan ku dimana aku tidak akan pernah menghancurkan kebahagiaan orang sekalipun aku begitu menginginkannya. Apakah ini sebuah perasaan yang harus ku perjuangkan ? apakah aku harus merasakan sakit agar mengerti betapa sulitnya bersabar, tak dianggap, dan betapa sulitnya terkait sebuah kail harapan ? apakah ini balasan ? apakah sebuah hal yang harus kujalani agar menjadi karma ku dikemudian hari ?. Entah harus ku keluar kan berapa tanda tanya untuk menyelesaikan kebimbangan langkahku ini dan membawa semua rasa bersalah dan cinta yang terlanjur bertingkat. Seperti membangun sebuah menara yang tinggi dan apakah akan ku tinggikan lagi menara ini ? dan atau akan kuhancurkan karna terlalu mencakar langit tingginya ? dan untuk apa jika terlalu tinggi namun tak terisi ? menyisakan untuk apa ?.
Bukan sebuah cerita yang mengharapkan terbalasnya cinta dan tercapainya harapan, tapi semua yang ku alami seperti sebuah mimpi dan uji diri. Entah apa yang membuatku begitu memikirkan sesuatu yang bahkan bukan milikiku, dan bahkan yang kupikirkan tak tau begitu eratnya karat yang ia tanamkan dikepala dan hatiku sehingga sulit melupakan namanya sehari saja dari ingatan ini.
Awal yang selalu ku cari adalah awal dimana pertama aku mulai menaru sedalam ini perasaanku padanya, entah sejak kapan begitu mendengar satu nama orang yang dia sayangi dari bibirnya begitu mengoyakku. Mengapa aku tak berhenti sejak itu ? mengapa aku seperti api yang tertiup angin ? mengapa tak tersadar dan menyudahi semua. Mengapa tak kujaraki diriku demi kebahagiaannya ? dan mengapa begitu kutanya jawabannya selalu membuatku terdiam dan bertanya apa sebenarnya maunya ? ragukah akan diriku ? waktu yang terlalu singkatkah yang meragukan mu hai kau yang disana!? Atau cintamu pada kekasihmu yang memang selalu ingin pertahankan ? jika memang itu katakanlah maka dengan senyumku ku bawa semua yang kupunya untuku dan berbahagia melihatmu. Dan jika inginmu aku menunggu akan ku coba semampuku as long as you need.


To be continued ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar