Senin, 05 Mei 2014
Ekonomi Melambat, Rupiah Menguat Malu-Malu
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis. Perkembangan data ekonomi makro Indonesia, telah membuat Rupiah tertekan.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (5/5/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat tipis 10 poin ke Rp11.520 per USD. Adapun pergerakan Rupiah hari ini, berada di kisaran Rp11.501-Rp11.540 per USD.
Sementara kurs Spot Bank Indonesia (BI), dalam Jisdor, tercatat berada di Rp11.511 per USD. BI mencatat Rupiah bergerak dalam kisaran Rp11.453-Rp11.569 per USD.
Rupiah tertekan, lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami kontraksi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun ini berada pada posisi 5,21 persen secara year on year (yoy).
Angka ini turun dari besaran Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai angka 5,62 persen yoy. Besaran PDB secara kuartal ke kuartal (q to q) naik 0,95 persen dibandingkan kuartal-IV 2013.
Pertumbuhan PDB menurut sektor ekonomi q to q paling tinggi naik di sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan yang mencapai 22,7 persen. Diikuti sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan sebesar 2,19 persen serta sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 1,11 persen.
sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/05/05/278/980343/ekonomi-melambat-rupiah-menguat-malu-malu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar