Senin, 05 Mei 2014
Wah, 50% Angkatan Kerja RI Cuma Lulusan SD
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan, dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015, Indonesia tidak perlu berandai-andai tentang sumber daya manusia (SDM). Sebab, angkatan kerja Indonesia hampir 50 persen hanya lulusan sekolah dasar (SD) atau kurang dari itu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto (SBS) mengatakan, yang saat ini harus dilakukan pemerintah dan stakeholder lainnya adalah bagaimana mampu mengemas SDM yang jumlahnya sedikit namun memiliki keunggulan dan produktivitas yang tinggi.
"Sebagai contoh, kita memiliki SDM unggul di sektor industri kreatif, termasuk para seniman dan para ahli di bidang kuliner tradisional, kalau mereka dilengkapi dengan para pemandu wisata profesional akan dapat dikemas dalam sektor pariwisata," katanya di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Selain itu, dia menilai perlunya peningkatan tataran industri kecil dan menengah agar mampu memberi kehidupan yang layak bagi masyarakat pada AEC 2015. Sebab, Indonesia masih memiliki nelayan, petani, dan tukang kayu yang belum dikemas dalam suatu industri modern yang kompetitif. "Pembangunan di masa depan Indonesia ini harus melakukan pembangunan dengan arah ke bawah, dalam kerangka pembangunan ekonomi inklusif," tambahnya.
Pembangunan tersebut harus mampu ditujukan ke arah perluasan pelayanan kepada masyarakat, dari sisi kredit perbankan 30 persen UMKM mampu menyerap dana tidak kurang dari Rp600 triliun. Sementara untuk para ahli teknologi informatika dan telekomunikasi serta tamatan SMK juga masih banyak yang belum dikemas dalam industri tertentu.
"Dalam hal ketenagakerjaan, terutama tentang TKI, Kadin menyadari penanganannya memerlukan sinergi dari beberapa instansi pemerintah dan pihak swasta," pungkasnya.
sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/04/30/320/978018/wah-50-angkatan-kerja-ri-cuma-lulusan-sd
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar